Kamis, 06 Agustus 2015

22 Juli 2015 : Pulau Rinca Dan Pulau Padar

Petualangan kami di Flores akan segera berakhir. Cara terbaik untuk mengakhiri petualangan ini ialah SAILING TRIP 4 HARI 3 MALAM. Kami menggunakan kapal milik Ibu Kadek. Biaya sailing trip sebesar Rp 3.000.000,-/orang. Kapal kami diisi oleh 4 awak kapal (Pak Kapten, Pak Arif (bagian mesin), Bunda (masterchef), dan Igo (anak magang berusia 18 tahun) dan para penumpang (saya dan Jeje). Macem honeymoon berdua doank. Tadinya, kami tidak masalah bila harus 1 kapal dengan penumpang lain, tapi Ibu Kadek tidak memiliki tamu lain, selain kami. Oh baik...

Dari Kiri Ke Kanan : Pak Kapten, Oni, Bunda, Jeje, Pak Arif (Igo yang foto jadi tidak kelihatan)
Perjalanan kami dilepas langsung oleh Ibu Kadek dan diawali dengan kapal kami mau menabrak kapal lain yang sedang bersandar. Berdoa dimulai.

Kami menuju ke Pulau Rinca. Biaya masuk ke Pulau Rinca sebesar Rp 120.000,-/orang. Kami ditemani oleh 1 guide untuk melakukan trekking. Saat kami datang, komodo sedang masuk masa kawin, sehingga tidak banyak komodo yang bisa dilihat. Kami cukup beruntung karena menemukan 3 ekor komodo. 2 ekor komodo masih kecil dan pemalu. Kalau didekati manusia, ia langsung kabur. Larinya cukup cepat. 1 ekor sedang menunggu proses persalinan karena hamil besar.

Komodo Hamil Besar

Lubang - Lubang Yang Disiapkan Oleh Komodo Betina Untuk Tempat Meletakkan Telur Komodo

Setelah melihat - lihat komodo dan mendengarkan kisah hidup komodo, kami menuju salah satu bukit di Pulau Rinca untuk menikmati alam yang telah tersaji indah.

Perjalanan Menuju Salah Satu Bukit Di Pulau Rinca
Salah Satu Bukit Di Pulau Rinca
Puas melihat komodo dan menikmati alam, kami kembali menuju ke kapal untuk makan siang. Kami sangat beruntung karena kami memiliki seorang Masterchef yang biasa dipanggil Bunda. Masakannya sangat menggoyang lidah. Kenyang makan. Lanjut tidur siang. Indahnyooo hidup iniii...

Sore hari, kami tiba di Pulau Padar. Kami melakukan trekking menuju ke salah satu bukit di Pulau Padar. Menurut cerita Bapak Kapten, di Pulau Padar ada 5 ekor komodo yang baru saja dipindahkan dari Pink Beach ke Pulau Padar karena membahayakan turis di Pink Beach. Iya Pak..pindahin ke Pulau Padar jadinya membahayakan turis di Pulau Padar, gak kelar - kelar ini ngurusin 5 ekor komodo. 

Pulau Padar
Kami cukup lama di Pulau Padar sembari menikmati matahari terbenam.

Malam ini, kami menginap di Pulau Padar. Kenyang makan malam. Puas menikmati bintang di langit dari atas kapal. Tidur malam dibuai ombak dan angin.
 
Kontak :
Ibu Kadek Kapal : 081 - 338 - 256652

Tidak ada komentar:

Posting Komentar