Sebelum tiba di kota Bajawa, kami mengunjungi AIR PANAS MENGERUDA. Ini adalah sebuah sungai yang mengalirkan air panas. Biaya masuk ke tempat wisata ini sebesar Rp 10.000,-. Di dalam tempat wisata ini, ada 2 kolam besar untuk menampung air panas. Kebanyakan orang yang mengunjungi air panas ini memilih untuk merendam kaki atau badannya di dalam sungai. Berhubung saya malas untuk mengganti pakaian, saya memilih untuk merendam kaki.
![]() |
| Air Panas Mengeruda |
![]() |
| Kolam Air Panas Mengeruda |
Siang hari, kami tiba di LUKAS LODGE, tempat kami menginap. Kami memilih kamar dengan air panas karena daerah Bajawa terkenal sangat dingin di malam hari. Menurut saya, ini penginapan paling cozy selama saya berlibur karena nuansa kayu dan hangatnya sangat terasa. Biaya penginapan di sini dengan kamar air panas sebesar Rp 350.000,-/malam.
![]() | |
| Lukas Lodge |
Saat kami tiba di Kampung Bena, ada acara adat yang berlangsung, yaitu pembangunan rumah adat. Beberapa pria sedang membangun rumah, beberapa pria yang lain sedang memasak daging babi, dan beberapa anak sedang memainkan alat musik khas. Yang menarik ialah bila ada tamu / turis yang sedang berkunjung saat upacara adat sedang berlangsung, turis / tamu akan disajikan makanan. Tak tanggung - tanggung, makanannya adalah babi yang direbus dengan air dan garam. Yang dimaksud babi di sini ialah daging, tulang, jeroan, telinga, kepala, intinya semua bagian tubuh babi.
![]() |
| Kampung Adat Bena |
![]() |
| Bagian Belakang Kampung Adat Bena |
Kontak :
Bapak Denso Lukas Lodge (Penginapan) : 082 - 340 - 887496





kaka oni luar biasa..
BalasHapus